Tawakal

 

Setiap langkah dari kehidupan kita tentu tidaklah lepas dari pengawasan dan pengetahuan sang Maha Melihat dan Maha Mengetahui Allah subhanahu wa ta’ala. “Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS Al Mujaadilah: 7).

Amatlah pantas bagi kita dan seluruh manusia sebagai makhlukNya untuk senantiasa memohon, mengharap, serta bertawakkal padaNya, sebuah tanda konsekwensi ibadah dan bukti keimanan yang hakiki terhadapNya. Allah berfirman, “Dan bertawakallah kepada (Allah) yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, yang melihat kamu ketika kamu berdiri dan melihat pula perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.” (QS Asy Syu’ara: 217-219). .

Allah juga berfirman, “Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS Al Maidah: 23). Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullah, “Ini menunjukkan akan lenyapnya iman ketika lenyapnya tawakkal, barangsiapa yang tidak memiliki tawakkal berarti ia tidak memiliki iman.” (Lihat Madaarijus Saalikin).

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.