Sudahi atau Halalkan

Aku pernah melakukan kesalahan yang membuatku terlihat bodoh dalam hal mencinta

Aku pernah berharap lebih pada manusia

Aku pernah mencintai seseorang melebihi-Nya

Aku pernah membuat-Nya cemburu

Bahkan aku pernah menentang takdir-Nya.

Aku memaksakan takdir yang sebenernya tak pernah tertuliskan oleh-Nya.

Sampai akhirnya Dia timpakan rasa sakit yang teramat pahit.

Aku mulai tertegun

Aku tersadar

Aku lupa.

Bukan, tepatnya aku melupakan bahwa beribu ribu tahun berpuluh puluh tahun berates ratus tahun berjuta juta tahun bermilyar milyar tahun yang lalu bahkan sebelum alam semesta ini ada, Dia telah menuliskan semua takdir kita benar-benar sudah ditulis rapi di lauhul mahfudz. .

So, Jodohmu.

Tak ada yang tau.

Seberapa keras menggenggam, seberapa jauh berjalan, sekencang apapun berlari, seberapa lama bertahan, seberapa cinta, seberapa ingin memiliki.. Jika dia tak tertulis dalam Lauh Mahfudz maka tak ada yang bisa menentang-Nya. .

 

Sudahi atau Halalkan ~qnf-

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *