Sholat Gerhana Matahari

Niat Sholat Gerhana Matahari bagi Makmum

أُصَلِّي سُنَّةّ كسُوْفِ الشمس رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْماً لِلّه تعالى
Usholli sunnata kusufis syamsi rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala
Takbiratul Ihram
Makmum mengangkat tangan sambil mengucapkan Allahu akbar. Makmum melakukan takbiratul ihram setelah imam melakukannya.
Bersedekap dan Membaca Doa Iftitah. Setelah sempurna ruku’, disunahkan membaca tasbih sepanjang 100 ayat surah Al-Baqarah bila memungkinkan.
Namun boleh juga hanya membaca tasbih selama 5 menit misalnya. Adapaun bacaan tasbihnya sebagai berikut.
سُبحَانَ اللهِ وَالحَمدُ للهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا الله وَاللهُ اَكبَر وَلَا حَولَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيم.
Subhanalloh walhamdulillah walailaha illohhu wallohu akbar wa la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil adzhim.

Berdiri
Setelah selesai membaca tasbih pada ruku’ pertama, bangunlah kembali sambil mengangkat kedua tangan hingga telinga dan mengucapkan allahu akbar.
Setelah berdiri tegak, bacalah Alfatihah kembali, dan diikuti bacaan surah dalam Al-Qur’an., seperti surah Al-Zalzalah.

Ruku’ Kedua
• Tata Cara Salat Sunah Gerhana Matahari Cincin dan Keutamaannya Jika Diamalkan
Selesai membaca surah Alzalzalah, lalu kedua tangan diangkat setinggi telinga dan membaca allahu akbar. Kemudian badan dibungkukkan, kedua tangan memegang lutut sambil ditekan. Usahakan antara punggung dan kepala supaya sejajar dan rata.
Setelah sempurna ruku’, disunahkan membaca tasbih sepanjang 80 ayat surah Al-Baqarah bila memungkinkan. Namun boleh juga hanya membaca tasbih selama 3 menit misalnya.
Adapaun bacaan tasbihnya sebagai berikut.
سُبحَانَ اللهِ وَالحَمدُ للهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا الله وَاللهُ اَكبَر وَلَا حَولَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيم.
Subhanalloh walhamdulillah walailaha illohhu wallohu akbar wa la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil adzhim.
I’tidal
Setelah selesai ruku’ kedua, kemudian bangkit tegak dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca zikir i’tidal berikut:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهْ
Sami‘allahu li man hamidah
Setelah tegak dalam keadaan I’tidal, bacalah doa berikut.
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Robbana lakal hamdu mil’us samawati wa milul ardhi wa mil’u ma syi’ta min syain ba’du
Selesai i’tidal lalu sujud dengan cara meletakkan dahi pada sajadah. Ketika turun dari berdiri I’tidal ke sujud dianjurkan sambil membaca allahu akbar, dan saat sudah sujud dianjurkan membaca doa berikut:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلىَ وَبِحَمْدِهْ
Subhana rabbiyal a’la wa bi hamdih (3x)
Duduk di Antara Dua Sujud
Setelah sujud lalu bangunlah sambil membaca allahu akbar untuk duduk, dan saat duduk dianjurkan membaca doa berikut:
رَبِّ اغْفِرْلِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنيِ وَعَافِنِي وَاعْفُ عَنِّي
Robbighfirli warhamni wajburni warfa’ni warzuqni wahdini wa’afini wa’fu ‘anni
Sujud Kedua
Setelah selesai melakukan duduk di antara dua sujud, lakukanlah sujud sambil membava allahu akbar, dan saat sudah sujud membaca:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهْ
Subhana rabbiyal a’la wa bi hamdih (3x)
• Keutamaan dan Tata Cara Salat Sunah Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019
Rakaat Kedua
Setelah selesai sujud kedua, kembali berdiri untuk melanjutkan rakaat kedua sambil membaca allahu akbar
Praktik pada rakaat kedua itu sama seperti rakaat pertama, yaitu terdiri atas dua kali berdiri, dua kali membaca Alfatihah dan surah Al-Qur’an, dua kali ruku’. Lakukanlah hal serupa pada rakaat kedua ini hingga sujud kedua.
Tahiyat Akhir
Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduklah dengan kaki bersilang sambil membaca allahu akbar.
Usahakan pantat menempel di alas sholat, dan kaki kiri dimasukkan ke bawa kaki kanan, jari-jari kaki kanan tetap menekan ke kiri alas sholat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.