Perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita shalihah

ISLAM tidak mengenal diskriminasi terhadap satu golongan tertentu, semua orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah, baik laki – laki maupun perempuan, adapun yang membedakan adalah tingkat keimanannya. Di dalam dunia Islam wanita memiliki kedudukan yang mulia, bahkan kelak ketika ia di surga ia lebih baik dan lebih cantik daripada bidadari. Sebab, tidakkah sama antara orang yang bekerja keras, beribadah, dikenai taklif ( pembebanan kewajiban ) serta musibah atau ujian yang harus dihadapi dengan makhluk yang diciptakan khusus untuk menghuni surga tanpa harus menghadapi semua itu.

Mengenai ciri – ciri wanita sholehah berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist dalam surat Al-Ahzab ayat 35 disebutkan beberapa sifat wanita sholehah diantaranya yaitu taat, jujur, sabar, khusyu, dermawan, suka berpuasa, memelihara kehormatannya dan banyak berdzikir kepada Allah SWT.

Syaikh ABDUL Halim mengatakan bahwa wanita sholehah adalah Qonitaa ( orang yang taat ), hafizah ( orang yang menjaga diri saat suami tidak ada ). Seorang wanita sholehah meyakini bahwa sholat adalah ibadah yang sangat istimewa sehingga tidak mungkin ia melalaikan sholatnya. Allah telah memberi kemudahan bagi kaum wanita muslimah dalam menunaikan sholat yang tidak disamakan seperti kaum lelaki, ini adalah rasa kasihNya terhadap kaum wanita. Wanita sholehah senang berpuasa , Allah SWT berfirman “ Hai orang – orang yang beriman telah diwajibkan kepada kalian puasa sebagaimana yang telah di wajibkan atas orang sebelum kalian agar kalian bertakwa “ (Q.S Al-Baqarah : 183 ). Wanita sholehah selalu menunaikan shaum ramadan dan puasa – puasa lainnya selama tidak dalam keadaan berhalangan .

Ciri wanita sholehah yang terakhir adalah menjadi istri yang sholehah bagi suaminya. Imam nawawi dalam kitab syarah mengutip sabda Rosulullah SAW tentang wanita penghuni surga yaitu wanita yang memelihara dirinya, taat kepada Allah dan suami serta sabar. Jika suaminya pergi maka ia menjaga dirinya dan harta suaminya , jika suaminya berada di rumah maka ia menjaga lisannya dari menyakiti suaminya. .

 

Sumber : Islampos

Leave a Reply

Your email address will not be published.