Saling memberi nasihat, adalah pemandangan yang indah

Fenomena saling memberi nasihat, adalah pemandangan yang indah.

 

Ketika setiap orang adalah pengingat kita terhadap Allāh Subhānahu wa Ta’āla, itu adalah hadiah.

Bagaimana tidak?

Ketika kita lalai, mereka dengan senang hati mengingatkan, lalu kitapun lekas sadar.

Namun, tak semua nasihat bisa diberikan disemua tempat.

Kau tau, media sosial adalah sarana cepat berkomunikasi, bentuk postingan yang dishare adalah untuk publikasi.

Melalui media sosial pula kita bisa mudah memberi nasihat pada sesama.

Tapi ingat, kita harus perhatikan tata caranya.

Akhi, uhkti,

Menasihati seseorang dimedia sosial ketika tau ia salah, adalah baik, namun bukan cara baik saat kau lakukan dikolom komentar.

Komentar itu bisa dibaca bukan hanya oleh sipemilik akun medsos, namun semua orang yang berteman dengan orang yang kau nasehati, bisa membacanya.

Menasihati haruslah secara pribadi, via direct message misalnya.

Atau langsung via WA, SMS, BBM,

Apapun, namun jangan dikomentar.

Karena menasihati dikomentar termasuk menasihati didepan banyak orang,

Imam Syafi’i pernah berkata :

Nasihati aku ketika sendiri, jangan nasihati kala ramai, karena nasihat di kala ramai itu bagai hinaan yang melukai hati.

Yuk menasihati kebaikan.

Yuk menasihati dengan cara baik

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.