Renungkanlah Hidangan Para Penghuni Neraka

Agar Kita Mengetahui Bahwa Kita Tidak Akan Mampu Untuk Menyantapnya, Bahkan Hewan Pun Tidak Mau Memakannya, Yaitu Duri Yang Menyumbat Kerongkongan, Ia Tidak Bisa Keluar Dan Tidak Bisa Masuk, Itulah Makanan Yang Paling Buruk!

“Akan Dicampakkan Kepada Penghuni Neraka Rasa Lapar Yang Sebanding Dengan Siksa Yang Mereka Alami, Lalu Mereka Memohon Pertolongan, Kemudian Mereka Ditolong Dengan Diberi Makanan Dari “Dhari” (Pohon Yang Berduri) Yang Tidak Menggemukkan Dan Tidak Pula Menghilangkan Lapar, Kemudian Mereka Memohon Diberikan Makanan Lalu Mereka Diberi Makanan Yang Menyumbat Di Kerongkongan! Kemudian Mereka Teringat Bahwa Dahulu Di Dunia Mereka Mengobati Tersumbatnya Kerongkongan Mereka Dengan Minuman, Maka Mereka Memohon Untuk Diberi Minuman, Lalu Dituangkanlah Air Mendidih Kepada Mereka Dengan “Al-Kalalib” (Besi Yang Bengkok Ujungnya Digunakan Untuk Mengangkat Daging Dari Kendi) Yang Apabila Telah Dekat Ke Wajah Mereka Menjadi Gosonglah Wajah Mereka Dan Apabila Masuk Ke Dalam Perut Mereka Niscaya Akan Memotong Motong Organ Yang Ada Dalam Perut Mereka” [HR. Tirmidzi :2511]

Ghisliin Yang Mereka Makan Seperti Darah, Air Dan Nanah Yang Mengalir Dari Daging Para Penghuni Neraka, Juga Cairan Yang Mengalir Dari Kemaluan Para Wanita Pezina Dan Dari Daging Busuk Orang-Orang Kafir Dan Kulit Mereka.

“Maka Tiada Seorang Temanpun Baginya Pada Hari Ini Disini Dan Tiada Pula Makanan Sedikitpun Baginya Kecuali Dari Ghisliin (Darah Dan Nanah), Tidak Ada Yang Memakannya Kecuali Orang-Orang Yang Berdosa” [QS. Al-Haaqqah :35-37]

Mereka Juga Benar-Benar Akan Memakan Pohon Zaqqum, Yaitu Pohon Yang Keluar Dari Dasar Neraka Jahim, Mayangnya Seperti Kepala Setan-Setan Dan Akan Dipenuhi Perut Mereka Dengannya.

“Sesungguhnya Pohon Zaqqum Itu, Makanan Orang Yang Banyak Berdosa, Ia Sebagai Kotoran Minyak Yang Mendidih Di Dalam Perut, Seperti Mendidihnya Air Yang Sangat Panas” [QS. Ad-Dukhan :43-46]

 

Oleh : Abu Afshar Bin Abdul Al-Majidn Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.