Politik Bagian Integral dari Islam

 

Banyak yg beranggapan bahwa politik identik dgn kedustaan, tipu daya, dan penyesatan para politisi maupun penguasa kepada rakyatnya. Berkebalikan dgn agama yg suci, sakral, tinggi, jauh dari intrik dan kekotoran. Anggapan ini menginginkan politik dijauhkan sejauh-jauhnya dari agama.

Anggapan ini tidak lepas dari realita yg terjadi dalam sistem yg rusak di alam demokrasi sekaligus propaganda penganut paham sekuler.

Sayangnya, pemahaman sesat tersebut telah tertanam dalam benak kebanyakakan kaum muslimin. Sehingga tidak sedikit dari kaum muslimin yg memahami bahwa agama (Islam) tidak boleh mencampuri urusan politik. Padahal pada kenyataannya politik merupakan salah satu bagian penting dan tak terpisahkan dari Islam.

Politik dalam bahasa Arab dikenal dgn istilah “siyasah”. Dalam buku-buku para ulama dikenal juga istilah “siyasah syar’iyyah”

Menurut kamus Al-Muhith, siyasah berasal dari akar kata “sâsa – yasûsu”, pada kalimat “Sasa addawaba yasusuha siyasatan” berarti “Qama ‘alaiha wa radlaha wa adabbaha” (mengurusinya, melatihnya, dan mendidiknya)

Politik memiliki makna yg mulia ketika dikembalikan pada aturan-aturan Islam. Karena, seorang muslim yg berkecimpung dalam politik berarti muslim tersebut harus mengatur, memperbaiki dan mengurusi urusan masyarakat dengan hukum-hukum Islam, dan memberi petunjuk Islam kepada masyarakat.

Secara i’tiqadiy, kaum muslimin meyakini bahwa Islam telah diturunkan secara sempurna serta mencakup berbagai hal dalam persoalan pengaturan sistem kehidupan. Mulai dari urusan akidah, ibadah, akhlak, pakaian, sistem ekonomi, sistem sosial, sistem sanksi, sistem pemerintahan dan lain sebagainya.

Demikianlah, Allah SWT telah menyediakan berbagai aturan untuk mengurusi seluruh urusan manusia. Sehingga politik Islam adalah politik untuk mewujudkan penerapan seluruh hukum Islam dalam realitas kehidupan.

Bila demikian keadaannya, bagaimana mungkin politik dapat dipisahkan dari Islam?

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.