Mengumandangkan adzan dan iqamah ke telinga anak yang baru dilahirkan

 

Setelah lahir, biasanya sang ayah akan langsung mengumandangkan adzan dan iqamah ke telinga anak yang baru dilahirkan. Adzan dikumandangkan pada telingan bagian kanan, sedangkan Iqamah dikumandangkan pada telinga kiri.

Hal ini sesuai dengan sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, dengan harapan anak tersebut tumbuh dalam kesalehan dan ketaatan kepada Allah. Namun, mengumandangkan Adzan dan Iqamah tidak hanya sebatas menjalankan anjuran Nabi SAW. Lebih dari itu, kegiatan ini ternyata berdampak medis yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

Dari Ubaidillah bin Abi Rofi’ dari ayahnya beliau berkata: Saya melihat Rasulullah shollallahu alaihi wasallam adzan di telinga al-Hasan bin ‘Ali ketika dilahirkan Fathimah, dengan (adzan) sholat (H.R Ahmad, atTirmidzi).

Akhir kalimat adzan itu La ilaha illallah akhir kalimat iqamah itu La ilaha illallah, itu talqin pertama, lahir itu awal. Awal di talqin. Dan akhir menghadapi kematian di talqin ke dua. Laqqinu mautakum la ilaha illallah. Jadi adzan dan iqamah itu talqin pertama laqqinu mautakum la ilaha illallah talqin ke dua.

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.