Malu, Perhiasan Wanita Yang banyak dilupa

 

Malu adalah sifat yang menghiasi seluruh akhlak dengan sinar dan cahaya. Bagi lelaki, malu adalah sifat terpuji. Sedangkan bagi wanita adalah fitrah dan watak aslinya.

Tahukah kamu bahwa Allah menciptakan sebuah pehiasan bagi Wanita yang tidak diciptakanNya untuk laki-laki?? Ya…

Perhiasaan itu adalah “rasa malu”. Dengan rasa malu itu seorang gadis akan terlihat menawan dan terhormat.

Bagi seseorang wanita, malu bukan sekedar sebuah perhiasan.

Kecantikan seorang wanita akan terpancar nyata saat ia tersipu malu. Itu sebabnya malu disebut sebagai sebuah perhiasan. Namun, rasa malu juga berfungsi sebagai kastil yang membentengi seseorang dari berbuat maksiat.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah: “Iman itu ada 73 cabang. Yang paling utama adalah Laa ilaha illallah, dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri di jalanan. Sedangkan malu adalah sebagian dari iman.”

Ada beberapa jenis rasa malu : malu alami, malu karena iman, dan malu pada diri sendiri. Malu alami adalah sebagaimana perasaan malu yang timbul dalam hati kita saat kita mendengar perkataan jorok dan tidak senonoh. Sedangkan malu karena iman adalah rasa malu yang membuat seorang mukmin urung melakukan maksiat, karena malu jika dilihat Allah. Sedangkan rasa malu pada diri sendiri sering juga disebut dengan nurani.

Masihkah kita bertanya apa yang menyebabkan seorang wanita menangggalkan perhiasan yang dengannya ia dimuliakan? Lantas, memilih untuk memamerkan auratnya tanpa sungkan??

Tak lain itu semua terjadi karena rasa malu telah hilang. Saat itu, seorang manusia bebas berbuat sesuka hatinya tanpa batas dan kendali. Sebab, tidak ada lagi yang mencegah dan melindunginya dari berbuat mungkar..

@afnanfaizah

 

#berimanyuk #duniajilbab

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.