Jangan Remehkan Dosa Kecil

“Hati-hati terhadap dosa-dosa kecil. Hal itu tak ubahnya seperti sekelompok orang yang turun ke sebuah lereng gunung. Mereka masing-masing membawa sebatang ranting kayu sehingga dengan ranting-ranting kayu itu bisa mereka masak roti. Dosa-dosa kecil kapan saja dilakukan oleh seseorang ia akan menjadi celaka”.

(HR Ahmad)

Memang dosa kecil ibarat titik kecil yang ditoreh di atas kertas. Satu titik tidak ada artinya dibandingkan luasanya putih kertas namun jika ditorehkan berkali-kali, berulang kali tanpa henti, tanpa pernah menghapusnya pada akhirnya kita pun merasa asing dengan warna putih kertas semula.

Terlebih manusia sering meremehkan dosa kecil sehingga tak jarang kita pun tak ambil pusing dengan dosa-dosa kecil yang kita perbuat. Jangankan taubat, istighfar pun seolah tak sempat. Manusia merasa nyaman, aman padahal ini strategi setan yang menyesatkan.

Ketika seorang shalih diajak untuk bermaksiat terang-terangan sudah pasti ia menolak. Namun setan sungguh cerdas, ia akan mendekatinya perlahan-lahan hingga menjadi kebiasaan dan akhirnya yang ada hanya penyesalan. Sadar atau tidak orang shalih pun bisa terperangkap dalam kemaksiatan karena menganggap remeh dosa kecil.

Sesal di dunia masih ada obatnya, sesal di akhirat hendak kemana kita lari dari siksa-Nya?

Bertaubatlah sebelum terlambat

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.