Jangan Minder Sebagai Muslim

Tidak ada alasan minder untuk kita sebagai muslim. Kebanggan kita sebagai muslim bukan cuman isapan jempol, mestinya kita teruskan dengan bersyukur kita dilahirkan dan tetap dalam keadaan muslim sampai sekarang. Berikut ini bukti nyata, kalau kita harus bangga dan bersyukur sebagai muslim.

Pertama: Islam sebagai agama sempurna. Allah SWT berfirman: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. “ (QS. Al Maidah 3) Tidak cukup hanya itu: “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam” (QS. Ali Imron 19)

Kedua: Kita umat pilihan. Sebagaimana Allah firmankan dalam surat Ali Imron ayat 110 “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”

Ketiga: Kita punya Allah Swt Yang Maha Tunggal (QS. Al Ikhlas: 1-4). Sementara orang non Islam, dapat sindiran dari Allah. Orang-orang musyrik disindir (QS. Az Zumar: 15), Orang-orang kafir mendapat sindiran (QS. Al Mu’min: 10). Orang-orang yang menyembah berhalapun diremehkan (QS. Al A’raf:197)

Keempat: Kita punya Al-Qur’an sebagai peta kehidupan seorang muslim. Sampai sekarang tidak ada yang bisa membuat serupa dengan Al Qur’an (QS. At Thur: 33 dan QS. Al Hijr: 9). E. Denisen Ross dalam buku Kekaguman Dunia terhadap Islam, “Al Qur’an memegang peranan yang lebih besar pada kaum muslimin, daripada Bibel dalam Kristen. Qur’an bukan hanya kitab suci dari kepercayaan mereka, tapi juga text book dari upacara agamanya, dan prinsip-prinsip kemasyarakatan.”

Kelima: Kita punya nabi Muhammad, tauladan terbaik di dunia (QS. Al Ahzab:21). Sebagaimana dalam buku 100 tokoh dunia, Michael Hart menyampaikan, “Muhammad adalah orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah kehidupan manusia, lebih dari Newton dan Yesus, atau siapapun di dunia ini.”. Kalau orang Barat saja, bangga dengan nabinya umat islam, masihkah kita belum bangga sebagai muslim? .

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *