Hakikat tawakal

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

. . “Jika kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakkal, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian, seperti Allah memberikan rezeki kepada seekor burung. Ia pergi dari sarangnya di pagi hari dalam keadaan perut yang kosong (lapar) dan kembali ke sarangnya di sore hari dalam keadaan perut yang penuh (kenyang)”

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa-i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam Shahih-nya, dan Al-Hakim. Dan At-Tirmidzi berkata, “Hasan Shahih”.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: …barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya, dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. [QS. Ath-Thalaq: 2-3]“.

Hakikat tawakal adalah kemurnian hati dalam menyandarkan segala urusan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, baik berupa mencari kebaikan atau pun menolak kemaksiatan, .

Baik itu perkara dunia maupun perkara akhirat. Semua permasalahan dan urusannya ia sandarkan hanya kepada Allah.

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.