Category Archives: Risalah Hidup

Syukur & Sabar

Sahabat bagaimana kabar imannya?

Semoga masih Allah yang menjadi satu satunya alasan dihati ya

Bagaimana tentang pagi ini? Sudahkah teman semua bersyukur akan nikmat Allah?

Kita manusia kadang lalai bukan…

Selalu terfokus pada hal hal yang jauh، yang belum kita miliki ataupun yang orang lain miliki

Padahal nikmat Allah itu luas banyak dan tak ternilai..

Melebihi oksigen yg tak perlu kita bayar disetiap hembusan nafas kita

Hadits: “Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sahabat kita tentu pernah bukan dihadapkan pada pilihan-pilihan didunia ini، tentang hal yang fana yang mencoba menggoyahkan iman dan hati kita untuk istiqomah hijrah menujuNYA

Tapi…

“Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. An Nahl: 96)

Jadi tetaplah Bersyukur dan Bersabar

Begitulah ISLAM mengajarkan kita… Keep Istiqomah dan Selamat menebar Manfaat Sahabat Salam Hijrah

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Doa yang sering dibaca Nabi Muhammad

Salah satu Doa yang sering dibaca

Nabi Muhammad ﷺ :

اَللَّهُمَّ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِك

“Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinik”

Artinya : “Ya Allah wahai Dzat Yang Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agamaMu.”

Sungguh begitu mudah hati ini untuk berbolak-balik. Hari ini kita berada dalam jalanNya yang lurus, namun besok bisa jadi kita sudah berada di jalan setan yang menyimpang.

Maka mohonlah selalu kepada Allah agar diistiqomahkan di jalanNya.

 

*selfreminde

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Ikhwan Keren

IkhwanKeren

  1. Meski dengan tampang yang pas-pasan, ia tetap jadi rebutan karena akhlaknya yang menawan.
  2. Subuhnya tak pernah kesiangan, selalu di masjid tak ketinggalan, dan posisinya pun selalu di shaf terdepan.
  3. Saat ada wanita yang mengajak berkenalan, ia selalu mendekapkan tangan. Semata-mata untuk menjaga kesucian.
  4. Meski kemana-mana selalu sendirian, ia tak pernah merasa kesepian apalagi sampai menghalalkan pacaran.
  5. Dengan sendal jepit murahan, jenggot tipis yang berlambaian. Celana gantung kayak kebanjiran, ia berjalan bak pangeran.
  6. Lucunya kalo sama akwat berpapasan langsung acuh tak acuh kayak musuhan, sampe gak liat di depan ada selokan
  7. Tak lupa silaturahmi ke rumah teman. Saling menasehati dalam kebenaran dan juga kesabaran agar tak ada kerugian.
  8. Menjaga kesucian dengan pernikahan dan menjaga pernikahan dengan kesucian, karena di hatinya terselip iman ❤
  9. Pulang shalat ia sempatin tadarusan, mengaji dan tadaburi ayat-ayat Al-Qur’an. Kadang juga perbaiki hafalan.
  10. Matanya gak pernah jelalatan. Apalagi pada aurat yang bergentayangan, karena takut tergoda nafsu syetan.
  11. Tiap hari kerja nyari dana tambahan untuk ditabung dalam celengan. Hitung-hitung buat persiapan walimahan 😂 #uhuk
  12. Meski tak seperti Yusuf yang tampan atau berharta seperti Sulaiman, ia tetap jadi idaman dan dinanti malaikat Ridwan.
  13. Jadikan Allah sebagai tumpuan, Rasulullah sebagai tauladan, Al-Qur’an sebagai pedoman dan surga sebagai tujuan.
  14. Buat akhwat yang sedang menanti pasangan, mencarinya butuh kesabaran karena sang #IkhwanKeren kini sulit didapatkan 🙂 #novitaresti

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Pantas Kah Kita

Malu dengan cibiran manusia  ?

Tapi gak malu terlihat hina di hadapan Allah Azza Wajalla  ? Astaghfirullah.

Mengaku berAgama Islam tapi tidak menjalankan Shalat 5 waktu.

Shalat yang mudah saja tidak dijalankan, puasa yang berat pun dengan mudah tak dikerjakan.

Menutup aurat telah menjadi kewajiban, tapi hanya jadi angin lalu , dan bangga bila aurat diperlihatkan. Tak ada rasa malu di hadapan Allah. Tapi malu terlihat jelek di hadapan makhluk.

Merasa sudah menjadi baik dengan berbagi pada sesama. Tapi adzan berkumandang pura pura tak terdengar.

Syariah Islam tak dihiraukan.

Hanya logika yang diagungkan untuk mengalir bebas mengatur ritme kehidupan.

Berharap doa dikabulkan. Berharap masuk surga tanpa dihisab.

Padahal segala yang diperbuat akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat.

Tak ada satu orang pun yang terbebas dari penghakiman.

Tak ada seorang pun yang mampu menahan siksa yang di berikan.

Mulailah berbenah diri. Dengan bertanya pada hati nurani. Sudah pantaskah kita  ?

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah