Category Archives: Risalah Hidup

Tidak perlu menjelaskan kebaikan kita

Kita tak bisa membuat semua orang senang terhadap kita.
Sudah berusaha semaksimal apa pun, apabila hati dia memang tidak suka kita atau belum terketuk hatinya untuk menerima keberadaan kita, percuma.

Yang penting, apa yang kita lakukan tidak ada maksud menyakiti, teruskan.

Baik buruk perilaku manusia dan manusia, tergantung hati seperti apa dan siapa yang menilai.

Cukup sabarkan hati bahwa semua ini pasti ada pelajaran yang bisa kita petik untuk menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.

Biarkan saja orang lain menilai diri kita, karena itu hak semua orang untuk menilai sesamanya.  jadikan masukkan bila itu membaikkan,
tetapi jangan sampai menggantungkan hidup pada penilaian orang. sebab hanya diri kita sendiri yang tahu apa niat dan tujuan hidup kita.
pastikan semua itu sebagai niat dan tujuan baik, sehingga kita bisa berfokus pada kebaikan yang kita perjuangkan.

Semoga kita semua tidak membiarkan penilaian orang lain mengganggu hidup kita

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Mengapa kita sering “capek” di dunia ?

Beginilah al-Qur’an bertutur, membuat sebuah panduan yang berharga untuk setiap muslim, bahwa apa yang kita tuju menentukan cara kita untuk sampai kepadanya……

(1). URUSAN Berdzikir (Sholat), perintahnya adalah “Berlarilah!”

. “Wahai orang yang beriman, apabila kalian diseru untuk menunaikan sholat Jum’at, maka BERLARILAH kalian MENGINGAT Allah dan tinggalkanlah jual beli.” (QS. Al-Jum’ah : 9) .

(2). URUSAN Melakukan Kebaikan, perintahnya adalah “Berlombalah!” .

“Maka BERLOMBA-LOMBALAH dalam berbuat KEBAIKAN.” (QS. Al-Baqarah : 148) .

(3). URUSAN Meraih Ampunan, perintahnya adalah “Bersegeralah!” .

“Dan BERSEGERALAH kamu menuju AMPUNAN dari Tuhanmu dan menuju SURGA…” (QS. Ali Imron : 133) .

(4). URUSAN Menuju Allah, perintahnya adalah “Berlarilah dengan cepat!” .

“Maka BERLARILAH kembali ta’at kepada ALLAH.” (QS. Adz-Dzaariyat : 50) .

(5). TAPI… URUSAN Menjemput Rizki (Duniawi), perintahnya HANYALAH “Berjalanlah!” .

“Dialah yang menjadikan bumi mudah bagimu, maka BERJALANLAH di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari RIZKI-Nya.” (QS. Al Mulk : 15)

Semestinya kita memahami, kapan kita perlu BERLARI, atau menambah kecepatan lari kita, atau bahkan CUKUP BERJALAN saja.

Jangan-jangan, selama ini kita merasa lelah, karena MALAH berlari mengejar dunia yang seharusnya CUKUP DENGAN BERJALAN.. Ya Allah, bimbinglah kami…!
Wallaahu a’lam bish shawwab..

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Kubur Menyeru Manusia

Kubur setiap hari Menyeru Manusia Sebanyak 5 kali

1. Aku rumah yang terpencil, maka kamu akan senang dengan selalu membaca Al-Quran.
2. Aku rumah yang gelap, maka teranglah aku dengan selalu solat malam.
3. Aku rumah penuh dengan tanah dan debu, bawalah amal soleh yang menjadi hamparan.
4. Aku rumah ular berbisa, maka bawalah amalan Bismillah sebagai penawar.
5. Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir, maka banyaklah bacaan “Laailaha illallah, Muhammadur Rasulullah”, supaya kamu dapat jawaban kepadanya.

Jika menurut Sodara, tausiah ini bermanfaat. Silahkan BAGIKAN Sebanyak-banyaknya… Semoga kita selalu mendapatkan ilmu, hidayah dan perlindungan Allah Subhana wata’ala dimanapun kita berada… Aamiin ya Rabbal’alaamiin

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Allah SWT akan melapangkan & menutup aibannya didunia dan diakhirat

Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah SAW bersada yang maksudnya, “Siapa yang melapangkan satu kesusahan orang yang beriman daripada kesusahan-kesusahan dunia, Allah akan melapangkan orang itu satu kerumitan dari kerumitan akhirat.

Dan siapa yang memudahkan orang yang susah, Allah akan memudahkannya didunia dan diakhirat. Siapa yang menutup keaiban orang Islam, Allah akan menutup keaibannya didunia dan diakhirat. Dan Allah sentiasa menolong hamba itu selagi hamba itu mau menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah