Category Archives: Renungan Diri

Dosa anak cucu Adam itu berasal dari lisannya

Ukhti, pasti kita sering merasa atau menganggap bahwa diri kita ini sudah lebih baik dari orang lain, padahal itu tidak luput dari peran Allah yang masih menutupi aib kita… ketika kita membicarakan orang lain, tanpa merasa bersalah sedikitpun bahkan tanpa filter apapun rasanya seperti tumpahan air dari keran. kejelekan dan keburukan orang lain nyaris tanpa sisa keluar begitu saja dari mulut kita yang sebut saja menganggap diri sudah cukup baik, astagfirullah.. kita suka lupa sama kata-kata “lidahmu jangan kau biarkan untuk membicarakan kekurangan orang lain, karena kau punya kekurangan dan orang lainpun punya lidah” ( Imam Syafi’i )

Sebagai muslimah yang baik sepatutnya kita harus menjaga dan mengendalikan lisan, bicara yang baik atau diam.

Karena “dosa anak cucu Adam itu berasal dari lisannya.”

( HR. AthTabrani & Al Baihaqi )

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Sedekah menjaga diri dari neraka

Berharaplah kepada Allah menjadi orang kaya yang rajin sedekah dengan ikhlash. Karena kelak banyak penghuni Neraka berharap bisa diberikan kans ke dunia untuk sedekah dan jadi saleh. .

Jika merasa takut terfitnah dengan harta melimpah, berharaplah kepada Allah agar menjadi orang sederhana namun qana’ah dan tetap rajin sedekah dengan ikhlash. .

Karena Neraka juga menerima orang-orang yang tidak kaya namun kufur nikmat alih-alih kufur terhadap Allah. .

Bahkan Anda sisihkan setiap hari hanya 2.000 untuk sedekah, selama ikhlash, itu akan menjadi saksi di Hari Akhir. Tangan menjadi saksi, malaikat menjadi saksi, bumi menjadi saksi, dan orang yang ditunasi bahagia karena pemberian Anda insya Allah menjadi saksi. .

Jagalah diri Anda dari api Neraka walau dengan sebutir kurma

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Jangan mengeluh

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “YaTuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. (QS. Al Baqarah: 286)

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Sudahkah kamu membaca Al-Qur’an?

Sudah seharusnya kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan juga pedoman hidup, maka dari itu hendaknya kita memberikan porsi perhatian yang lebih terhadap Alquran.

Mengenai keutamaan membaca Alquran Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Faathir: 29-30)

Ayoo bersemangat! Baca Al-Qur’an, Pelajari, Amalkan, dan Ajarkan. Agar pahala, pemahaman, serta keimanan kita semakin bertambah dengan itu maka Allah Subhaanahu wa Ta’aala akan semakin mencintai kita

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah