Category Archives: Renungan Diri

Doa malaikat kepada orang yang pelit

Doa malaikat kepada orang yang pelit

Di antara orang yang dido‘akan dengan kejelekan oleh para Malaikat adalah orang-orang yang pelit untuk berinfak di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Imam al-Bukhari dan Imam Muslim telah meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا.

‘Tidak satu hari pun dimana seorang hamba berada padanya kecuali dua Malaikat turun kepadanya. Salah satu di antara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti [1] bagi orang yang berinfak.’ Sedangkan yang lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah [2]harta orang yang kikir.’” [HR. Al-Bukhari, kitab az-Zakaah, bab Qauluhu Ta’aalaa: faman A’tha wat taqaa… (no. 1442) dan Muslim, kitab az-Zakaah bab Fil Munfiq wal Mumsik (no. 1010)]

[1]. Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata, “Pengganti itu lebih baik disamarkan agar mencakup pengganti dalam bentuk harta dan pahala, karena berapa banyak orang yg berinfak mati sebelum dia mendapatkan balasan berupa harta di dunia, maka penggantinya adalah berupa pahala di akhirat, atau dia dihalangi dari kejelekan.” (Fat-hul Baari III/305)

Al-Malla ‘Ali al-Qari berkata di dalam syarah hadits ini, “Yang dimaksud dengan ‘kikir’ di sini adalah pelit memberikan kebaikan atau harta bagi yg lainnya.” [Mirqaatul Mafaatih (IV/366)]

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Adapun do’a dengan dihancurkan mempunyai makna bahwa harta itu sendiri yg hancur atau pemilik harta tersebut, maksudnya adalah hilangnya kebaikan karena sibuk dengan yg lainnya.”[Fat-hul Baari (III/305)]

Semoga dengan kemuliaan Allah kepada kita semua, kita masuk ke dalam golongan orang-orang yg berinfak yang dido‘akan dengan pengganti oleh para Malaikat, dan tidak dimasukkan ke dalam golongan orang-orang pelit yg dido‘akan dengan kehancuran oleh para Malaikat. Aamiin ya Dzal Jalaali wal Ikraam.

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

7 Ciri Wanita Cantik

  1. MEMILIKI HATI YANG CANTIK

Yaitu hati yang selalu tawadhu’ atau rendah hati, selalu berbaik sangka kepada orang lain dan kepada Rabb-nya.

  1. MEMILIKI BIBIR YANG CANTIK

Yaitu bibir yang selalu digunakan untuk dzikir dan tersenyum kepada orang lain.

  1. MEMILIKI MATA YANG CANTIK

Yaitu mata yang digunakan untuk melihat hal-hal yang halal dan baik saja.

  1. MEMILIKI TANGAN YANG CANTIK

Yaitu kedua tangan yang ringan memberi pertolongan kepada yang membutuhkan, tangan yang gemar bersedekah dan membantu sesama.

  1. MEMILIKI KAKI YANG CANTIK

Yaitu kaki yang selalu dibawa ke tempat-tempat yang baik, ke majelis ilmu, ke masjid, dan tempat-tempat untuk menimba ilmu yang bermanfaat.

  1. MEMILIKI RAMBUT YANG CANTIK

Yaitu rambut yang selalu dijaga dengan hijab, dan dilindungi dari tangan laki-laki yang bukan muhrimnya.

  1. MEMILIKI KULIT YANG CANTIK

Yaitu kulit yang selalu dibalut dengan kain tertutup dan terjaga dari pandangan orang lain (menutup aurat).

 

Kupu-kupu tidak tahu warna sayap mereka..

Tapi orang-orang tahu betapa indahnya mereka..

Seperti juga dirimu, tidak tau betapa indahnya dirimu..

Tapi Allah tau betapa istimewanya dirimu dalam pandangan-Nya.

Ketika kau tunduk dalam syari’at-Nya..

Ridha atas takdir-Nya..

Tersenyum dalam musibah..

Tegar dalam ujian..

Teguh dalam pendirian..

Semoga kau termasuk orang-orang yang senantiasa dalam lindungan-Nya.

Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Rutinkan baca istighfar

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mencontohkan pada umatnya untuk memperbanyak istighfar (bacaan: astaghfirullah). Karena manusia tidaklah luput dari kesalahan dan dosa, sehingga istighfar dan taubat mesti dijaga setiap saat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَاللَّهِ إِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ فِى الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سَبْعِينَ مَرَّةً

. “Demi Allah, aku sungguh beristighfar pada Allah dan bertaubat pada-Nya dalam sehari lebih dari 70 kali.” (HR. Bukhari no. 6307). Dari Al Aghorr Al Muzanni, yang merupakan sahabat Nabi, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّهُ لَيُغَانُ عَلَى قَلْبِى وَإِنِّى لأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ فِى الْيَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ

. “Ketika hatiku malas, aku beristighfar pada Allah dalam sehari sebanyak seratus kali.” (HR. Muslim no. 2702). Al Qodhi ‘Iyadh mengatakan bahwa makna hadits di atas, yaitu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan malas beliau membacanya seperti itu. Artinya, beliau rutin terus mengamalkan dzikir istighfar setiap harinya. Lihat Syarh Shahih Muslim karya Imam Nawawi, 17: 22.

Beberapa faedah dari hadits di atas:

1. Hadits di atas memotivasi supaya memperbanyak taubat dan istighfar.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah makhluk terbaik di sisi Allah dan dosanya yang telah lalu dan akan datang telah diampuni, namun beliau masih beristighfar sebanyak 70 kali dalam rangka pengajaran kepada umatnya dan supaya meninggikan derajat beliau di sisi Allah.

2. Terus memperbanyak taubat dan istighfar akan menghapuskan dosa dan kesalahan yang bisa jadi dilakukan tanpa sengaja.

3. Bilangan istighfar dalam yang disebutkan dalam kedua hadits di atas tidak menunjukkan angka tersebut sebagai batasan dalam istighfar, namun yang dimaksud adalah banyaknya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beristighfar.

Semoga Allah mengampuni setiap kesalahan dan dosa kita dengan istighfar dan taubat yang terus kita rutinkan.

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Tanda Tanda Orang mendapat hidayah Allah SWT

“Apabila seseorang hamba itu meyakini bahawa segala apa yang dimilikinya

adalah milik Allah semata-mata maka di situ akan lahir penyerahan hati padaNya dalam segalaNya.

Dan tidak ada yang lebih berharga selain daripada ridhaNya, tidak ada yang lebih bahagia selain daripada cintaNya dan tidak ada yang lebih bermakna dalam kehidupan di dunia ini selain hidayah.”