Category Archives: Pintu Rezeki

Rezeki tak pernah tertukar

Jika Allah dengan hikmahNya- berkehendak menutup salah satu jalan rizkimu. Dia pasti –dengan rahmatNya- membukan jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu.

Renungkanlah keadaan janin.. makanan datang kepadanya, berupa darah dari satu jalan, yaitu pusar. Lalu ketika dia keluar dari perut ibunya dan terputus jalan rezeki itu, Allah membuka untuknya DUA JALAN RIZKI yang lain (yakni dua puting susu ibunya) dan Allah mengalirkan untuknya di dua jalan itu, rizki yang lebih baik dan lebih lezat dari rizki yang pertama, itulah rizki susu murni yang lezat.

Lalu ketika masa menyusui habis, dan terputus dua jalan rizki itu dengan sapihan, Allah membuka EMPAT JALAN RIZKI lain yang lebih sempurna dari yang sebelumnya yaitu dua makanan dan dua minuman.
Dua makanan= dari hewan dan tumbuhan. Dan dua minuman = dari air dan susu serta segala manfaat dan kelezatan yang ditambahkan kepadanya.

Lalu ketika dia meninggal, terputuslah empat jalan rizki ini. Namun Allah –Ta’ala- membuka baginya -jika dia hamba yang beruntung- DELAPAN JALAN REZEKI. Itulah pintu-pintu surga yang berjumlah delapan,dia boleh masuk surga dari mana saja dia kehendaki.

Dan begitulah Allah Ta’ala, Allah tidak menghalangi hamba-Nya untuk mendapatkan sesuatu kecuali Dia berikan sesuatu yang lebih afdhol dan lebih bermanfaat baginya.

Dan itu tidak diberikan kepada selain orang mukmin. Karenanya Allah menghalanginya dari bagian yang rendahan dan murah dan Allah tidak rela hal tersebut untuknya untuk memberinya bagian yang mulia dan berharga.

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Berdoa yang mustajab

Allah Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia di sepertiga malam dan mengabulkan setiap doa ketika itu.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

ينزل ربنا تبارك وتعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا ، حين يبقى ثلث الليل الآخر، يقول : من يدعوني فأستجيب له ، من يسألني فأعطيه ، من يستغفرني فأغفر له

Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni” (HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)

 

Doa setelah witir

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Subhaanal malikil qudduus dibaca 3x

[artinya: Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan]”

(HR. Abu Daud no. 1430, An-Nasai no. 1735, dan Ahmad 3: 406. Al-Hafizh Abu Thahir mengatkaan bahwa sanad hadits ini shahih)

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

7 dzikir pembuka pitu rezeki

1 , Memperbanyak Membaca : La Hawla walla Quwwata illa billah , Barang siapa yang lambat datang Rezekinya hendaklah banyak mengucapkan ‘La haula wala Quwwata illa billah’ ( HR .At Tabran)

2, Membaca : La ilaha illahahul Malikul Haqqum Mubin

Barang siapa setiap hari membaca, La ilaha ilallahul malikul Haqqum Mubin ,maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur (HR, Abu Nur ‘aim dan Ad Dailami )

  1. Membaca ‘:Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adzim . Dari setiap kalimat itu ‘MALAIKAT yang BERTASBIH ‘ kepada Allah subhanallahuwata ‘alla sampai hari kiamat yang pahala Tasbih nya itu di berikan untuk mu (HR, AL Mustagfiri dalam Da ‘awat)

4 , Membaca surat*’ Al IKHLAS. .’*

Barang siapa membaca surat Al ikhlas seketika masuk rumah maka berkah bacaan

Menghilangkan kefakiran dari penghuni Rumah dan tetangga nya insya Allah ( HR . At Tabrani )

  1. Membaca surat ‘AL WAQIA ‘AH ‘

Barang siapa membaca surat ‘AL WAQIA ‘AH ‘

SETIAP malam, maka TIDAK akan di timpa kesempitan Hidup (HR, AL Baihaqi dalam syu’ab Al iman )

6, Memperbanyak SHALAWAT KEATAS JUNJUNGAN NABI KITA MUHAMMAD SAW.

Dari ummar bin Khattab dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda .

Bersabda Barang siapa Bersalawat kepada ku satu kali SHALAWAT maka ALLAH subhanallahuwata ‘alla akan membalas sepuluh kali SHALAWAT dan mengadakan ,Mengangkat nya sepuluh derajat

(Di keluarkan IMAM BUKHARI dalam Adabul Mufrad , Ibnu Abu syaibah Al Bazzar , Ibnu syahiin dan al Ismail dengan sanad MA ‘Lul )

7, Melazimkan ‘BERISTIGFAR ‘

Barang siapa Melazimkan BERISTIGFAR niscaya Allah , akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan REZEKI dari arah yang tidak di ‘DUGA DUGA ‘ (HR,Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah )

Ya Allah , Ya Rabb, Ya Mujiid

Berikanlah kami Rezeki , yang luas , Yang HALAL , lagi baik tanpa Memberatkan kami .

Jika Rezeki kami ada di langit Turunkanlah, jika Rezeki kami ada dalam perut bumi Keluar kanlah. Jika masih dalam laut naik kanlah, jika masih jauh Dekat kanlah, jika masih haram,. Halal kanlah,

Jika Dekat Mudah kanlah , jika sedikit maka Banyak kanlah, jika Banyak maka ‘BERKATI LAH ‘

agar kami dapat menolong ‘ANAK ANAK YATIM, FAKIR MISKIN, MEREKA YANG DALAM KESUSAHAN & KEDHAIFAN ‘

 

YA ALLAH. .

YA MUJIID. .

YA MUK’MIN

Kabulkan lah DO ‘A DO ‘A kami

‘Aamiin Ya Allah Ya Rabbal ‘alamin ‘

Maafkan saya bila ada tutur kata yang kurang berkenan ataupun salah ketik ketik. Saya hanyalah hamba yang akan fakir akan agama minta tolong di maafkan dengan ikhlas Aamiin, hamba hanya lah insan biasa yang tak luput dari salah dan khilaf , terima kasih kemaafannya sahabat fillah

Semoga bermanfaat buat diri saya pribadi dan bermanfaat buat saudara saudariku sesama muslim muslimah insya Allah Aamiin Allahumma Amin

‘Allahumma sholli ‘alla syayidinna Muhammad wamaulana Muhammad wa’alla alaihi washobihi Muhammad saw nabiyyu wanabiyum syayidinna wamaulana Muhammad SAW. …’

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Rezeki Terhenti, Jika Anda Lakukan Ini

rezeki-seret

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengatur rezeki setiap orang. Hanya saja, rezeki itu bisa saja terhambat, bahkan terhenti oleh hal-hal yang memang menghambat rezeki. Sehingga, seringkali orang merasa Allah tidak adil, sebab tidak menurunkan rezekinya. Padahal, hal itu terjadi karena kesalahannya sendiri. Lantas, apa yang membuat rezeki terhenti?

Dalam Infoyunik.com dijelaskan bahwa ternyata yang dapat membuat rezeki berhenti mengalir adalah ketika seorang anak tidak pernah mendoakan kedua orang tuanya. Kok bisa?

Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Hakim Rahimahullahu Ta’ala dalam kitab At-Tarikh dan Imam ad-Dailami dalam kitab Musnadul Firdaus yang berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika seorang anak tidak pernah mendoakan kedua orang tuanya, niscaya rezekinya akan berhenti.”

Di sini tertulis jelas, jika Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menghentikan aliran rezeki kepada anak yang tidak mendoakan kedua orangtuanya. Bakti anak kepada ayah dan ibu tidak hanya dengan memberikan kebahagiaan berupa materi. Namun juga harapan yang senantiasa kita panjatkan dalam sebuah doa. Allah telah memerintahkan agar anak manusia berbakti kepada orangtuanya. Hal ini dijelaskan dalam banyak ayat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan Rabbmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orangtua. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut dalam pemeliharaanmu maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak keduanya. Dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang mulia, dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, sayangilah mereka keduanya, sebagaimana keduanya telah menyayangi aku waktu kecil’,” (QS. Al-Israa’: 23-24).

Juga tertulis dalam firman-Nya di surat lain, “Dan sembahlah Allah dan janganlah menyekutukan-Nya dengan sesuatu, dan berbuat baiklah kepada kedua ibu bapak, kepada kaum kerabat, kepada anak-anak yatim, kepada orang-orang miskin, kepada tetangga yang dekat, tetangga yang jauh teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan dirinya,.” (QS. An-Nisaa’: 36).

Dari kedua ayat tersebut terlihat jelas bahwa bakti kepada orangtua menduduki posisi nomor dua setelah manusia diperintahkan berbakti kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Begitu besar jasa mereka sehingga Allah begitu marah ketika anak-anak dari orangtua tersebut tidak berbakti meski hanya dengan mendoakannya.

Tidak butuh waktu lama untuk mendoakan mereka. Kita anak-anaknya merupakan investasi akhirat bagi mereka. Orang tua layaknya kita, mereka juga menginginkan hal yang sama seperti harapan kita terhadap anak-anak kita nantinya. Wallahu a’lam.

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah