Category Archives: Keluarga Islami

Buat perempuan yang sedang jatuh cinta, perhatikanlah lelaki yang kaucintai itu

Buat perempuan yang sedang jatuh cinta, perhatikanlah lelaki yang kaucintai itu…

Jika urusan shalat saja dia bolong-bolong, jangan kaget urusan cinta pun dia bohong-bohong. Jika membaca al Quran saja dia ogah, jangan aneh membaca perasaanmu pun dia susah. Jika tak peduli kepada Allah saja dia bisa, jangan heran tak peduli padamu pun dia kuasa.

Sungguh pahamilah, bahwa lelaki itu akan menjadi imam bagimu. Dialah yang bertanggung jawab untuk mendidik, menjaga, dan menuntun dirimu serta anak-anakmu di kelak hari.

Oleh karenanya, dalam masalah pernikahan jangan lebay. Hanya karena cinta, sudah tahu kelakuan-nya buruk pun masiiiih saja setia menunggu. Menolak lamaran lelaki jelas-jelas baik.

Katakan bahwa suamiku harus shaleh, titik. Itu harga mati. Keshalihan adalah kriteria utama bagi perempuan yang merindukan surga-Nya.

Dan, sudah kubilang bahwa lelaki shaleh itu ndak harus ustadz. Ndak harus yang hafal Quran. Ndak harus yang pandai berkhutbah. Tidak. Lelaki shaleh adalah ia yang tak pernah meninggalkan kewajiban-nya sebagai hamba dan manusia. Ibadahanya rajin. Pun pada sesama ia tebarkan kebaikan.

Ah, semoga teman-teman dipertemukan dengan lelaki shaleh itu, ya. Seseorang yang bahagiakanmu di dunia dan di akhirat. Aamiin.

 

~Aby A. Izzuddin~

Suami adalah pemimpin

Salahnya istri belum tentu kekurangan istri, justru bisa jadi kesalahan suaminya yang lalai membimbing, mendidik dan menuntunnya

Bila istri bermaksiat itu tanggungan suaminya, karena dia pemimpin, bila suami bermaksiat maka itu tanggungannya, karena dia pemimpin

Ada pula suami bermaksiat lalu salahkan istrinya, bahwa maksiatnya terjadi karena kesalahan istrinya, bagi saya sikap begitu kekanak-kanakan

“Aku bermaksiat diluar karena tidak menemukan ketenangan dirumah”, Lah, bukannya tugasmu memandu istrimu agar dapat menenangkanmu?

“Aku berselingkuh karena dirumah istri ngomel melulu”, diomelin lalu selingkuh atau selingkuh lalu diomelin? Alasan lagi-lagi alasan, tak bertanggung jawab

Tiada istri yang sempurna, karenanya Rasul ajarkan cara “menundukkan istri”, yaitu dengan ketaatan, kesabaran, bimbingan dan kasih sayang

Penuhi hak badan dan penuhi hak pengajaran baginya dengan cinta, istri mana yang tidak membalasnya dengan cinta dan sayang yang lebih nyata?

Tuntun istri untuk menaati dan mematuhi Allah dan Rasul-Nya, agar dia bisa taat dan patuh pada suami karena Allah dan Rasul-Nya, itu yang terbaik

Boleh jadi ada banyak kebaikan lain pada istrimu, namun selalu luput dari pandanganmu, karena engkau lalai mengajarinya dan menuntunnya dalam taat

Istri tidak selalu salah, dan suami tidak selalu benar, namun selama suami benar, insyaAllah istri mengikuti, karena suami itu pemimpin, ingat itu baik-baik

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Laki-laki yang Penakut, Pengecut, Tega, dan Pencemas

Wahai Wanita, Pilihlah Laki-laki yang Penakut, Pengecut, Tega, dan Pencemas

Wahai wanita, carilah laki-laki pasangan yang penakut. Takut kepada Allah, membuatnya rajin shalat ke masjid, menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, dan selalu saling nasehat-menasehati.

Wahai wanita, carilah laki-laki pasangan yang pengecut. Yang pengecut untuk korup, mencuri hak orang lain, gentar sekali membawa rezeki tidak halal pulang ke rumah. Gemetar setiap kali berniat curang, membawa nafkah tidak berkah.

Wahai wanita, carilah laki-laki pasangan yang tega. Memilih tega keluarganya hidup sederhana, apa-adanya, daripada penuh kemewahan tapi dusta. Memilih tega istri dan anaknya hidup cukup saja, tidak apa-apa tidak kaya raya, sepanjang diridhai oleh Allah. Tega demi mendidik anak-anaknya menjadi saleh.

Wahai wanita, carilah laki-laki pasangan yang pencemas. Selalu cemas jika kehormatan keluarga rusak. Selalu cemas anak-anaknya tidak memiliki ahklak yang baik. Selalu cemas nasib keluarganya kelak di hari penghabisan.

Ternyata. Tidak masalah dengan laki-laki yang penakut, pengecut, tega, dan pencemas, bukan ??? Sepanjang tepat penakutnya, efektif pengecutnya, baik teganya, dan bermanfaat cemasnya.

Wahai wanita, jangan cari laki-laki pasangan yang Sekadar tampan wajahnya, tapi jelek hatinya. Suka merendahkan wanita dgn mempermainkannya..

Wahai wanita, jangan cari laki-laki pasangan yang sekedar kaya raya materinya, tapi tidak peduli dengan istri dan anak-anaknya. Tidak peduli dengan sumber rezekinya, apalagi soal baik atau tidaknya.

Wahai wanita, jangan cari laki-laki pasangan yang sekadar pintar, rupawan, amat mengesankan. Sekadar pintar bicara, tapi tipu-tipu isinya.

Jangankan orang lain, istri dan anak-anaknya pun ditipu-tipu.

Wahai wanita. Ternyata tidak selalu oke mencari pasangan yg tampan, kaya raya, dan pintar, bukan ???? Jika ternyata tampan, kaya raya, pintar itu, salah tempatnya.

Memang.. Kita selalu bisa memilih. Apapun pilihannya, bersiaplah menanggung konsekwensinya.

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Sejuta Ketika

  1. KETIKA AKAN MENIKAH

Janganlah mencari istri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita.

Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

 

  1. KETIKA MELAMAR

Anda bukan sedang meminta kepada orang tua si gadis, tapi meminta kepada TUHAN melalui wali si gadis.

 

  1. KETIKA MENIKAH

Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan TUHAN.

 

  1. KETIKA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA

Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.

 

  1. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG

Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

 

  1. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK

Jangan bagi cinta anda kepada suami/istri dan anak Anda, tetapi cintailah istri atau suami Anda 100% & cintai anak-anak Anda masing-masing 100%.

 

  1. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI

Boleh bermanja-manja kepada istri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila istri membutuhkan pertolongan Anda.

 

  1. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI

Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

 

  1. KETIKA MENDIDIK ANAK

Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

 

  1. KETIKA ANAK BERMASALAH

Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

 

  1. KETIKA ADA ‘PIL’/ Pria Idaman Lain.

Jangan diminum, cukuplah suami sebagai tambatan hati.

 

  1. KETIKA ADA ‘WIL’/ Wanita Idaman Lain.

Jangan dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati.

 

  1. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA

Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

 

  1. KETIKA INGIN LANGGENG & HARMONIS

GUNAKANLAH FORMULA 7K

  1. Ketakutan akan Tuhan
  2. Kasih sayang
  3. Kesetiaan
  4. Komunikasi dialogis
  5. Keterbukaan
  6. Kejujuran
  7. Kesabaran

 

(Sumber: Sekolah Pernikahan)