Category Archives: Bela Umat Islam

Umat Islam Bersatu

Banyak Muslim tapi sedikit yang ter-install Islam didalamnya, banyak yang ngaku Tuhannya Allah tapi menolak diatur Allah

KTPnya sih Muslim, tapi kata-katanya “semua agama itu sama”, bila semua agama itu sama, saya nggak perlu repot memeluk Islam

Katanya sih Muslim tapi giliran dibacain ayat dan hadits, dia protes “nggak usah terlalu fanatik lah! Indonesia bukan cuma Islam!”

Muslim itu mesti berani sampaikan apa yang Muhammad saw yakini | bahwa Islam itu tertinggi dan tiada yang lebih tinggi selain Islam

“Dia-lah (Allah) yang mengutus Rasul-Nya (Muhammad) dengan membawa petunjuk dan agama (Islam) yang benar” (QS 61:9)

“Agar Dia (Allah) memenangkannya (Islam) di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci” (QS 61:9)

Jadi Muslim kok minder, bangga dong punya Islam 😀😀😀

Dari @felixsiauw

Dunia yang terbalik

Indonesia mayoritas Islam, tapi, yang paling disudutkan Muslim.

Lebih serem yang pake cadar, dari pada yang pake rok mini.

Lebih serem orang berjenggot, dari pada yang tatoan.

Pake baju tauhid ditangkep, pake baju PKI gak apa apa.

Lebih curiga sama yang rajin ibadah di mesjid, dari pada orang yang mabuk-mabukan dan judi.

Diduga teroris langsung tembak, bandar Narkoba Internasional bisa di nego.

Lebih mentolelir aliran sesat, dari pada syariat.

Dunia sudah kebolak balik?

Yang nyunnah – radikal

Yang nyeleneh – toleran

Yang jilbab syar’i – ekstrem

Yang gak pake jilbab – cantik

Yang menikah lagi – Penjahat

Yang main pelacur – Biasa lelaki

Yang muda sholat 5 waktu – Waspadai

Ygan muda gak sholat – masih muda

Yang jenggotan rajin ke masjid – teroris

Yang jenggotan rajin dugem – keren

Yang ke majelis ta’lim pekanan – Fanatik

Yang ke bioskop harian – gaul

Yang hafal Al Qur’an 30 juz – militan

Yang hafal banyak musik – hebat

Yang anaknya di jilbabin – Keterlaluan, melanggar HAM

Yang anaknya pakai rok mini – imutnya

Yang pakai baju koko – sok alim

Yang gak pake baju – jantan

Yang hariannya bicara Islam – sok ustadz

Yang hariannya ghibah – up to date

Media islam – radikal

Media porno – kebutuhan

Buka Mata Hati Anda hai manusia!

ﺑَﺪَﺃَ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡُ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻭَﺳَﻴَﻌُﻮﺩُ ﻛَﻤَﺎ ﺑَﺪَﺃَ ﻏَﺮِﻳﺒًﺎ ﻓَﻄُﻮﺑَﻰ ﻟِﻠْﻐُﺮَﺑَﺎﺀِ . . . “Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yg terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Sahabat bertanya siapa kah orang asing itu,

Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab:

Mereka ialah orang-orang yang senantiasa melakukan kebaikan di tengah kerusakan. (HR. Ahmad) .

Dan ingatlah bahwa kalian semua PASTI MATI & hanya kepada Allah Tabaroka wa Ta’āla kalian akan kembali serta dimintai pertanggung jawaban masing-masing atas segala perbuatan kalian sendiri

Maka segeralah bertobat selagi masih ada kesempatan..Solusinya Hanya dengan Menerapkan Syariah Islamlah keberkahan hidup dunia akhirat akan benar terwujud, .

 

#RoadToKhilafah #ImamMahdi

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Perusakan Masjid di Minahasa

MANADO – Aktivis Islam, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh Islam, para intelektual dan pemuda masjid di Sulawesi utara (Sulut), menyesalkan tindakan oknum yang memasuki dan merusak Masjid Alhidayah (berita sebelumnya tertulis musala) di Perumahan Agape, Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (29/1/2020) malam.

Sebab apa yang dilakukan adalah merupakan tindakan barbarian dan penistaan yang mencederai toleransi kehidupan beragama di Sulawesi Utara. Sehingga kerukunan dan persaudaraan di daerah ini tercoreng.

Perwakilan tokoh masyarakat Muslim Sulut, Djafar Alkatiri mengatakan, menindaklanjuti aspirasi umat muslim sebagai reaksi atas kejadian pengrusakan rumah ibadah kaum muslimin sejumlah umat muslim Sulawesi Utara menyatakan sikap;

Pertama, mengutuk tindakan pengrusakan Masjid Alhidayah di Perumahan Agape, Desa Tumaluntung Kabupaten Minahasa Utara.

Kedua, mendesak kepada Kapolda Sulawesi Utara untuk segera mencari dan menangkap semua pelaku pengrusakan rumah ibadah kaum muslimin serta menangkap otak/dalang/aktor intelektual pelaku pengrusakan masjid Alhidayah Desa Tumaluntung di Minahasa Utara untuk segera diproses secara hukum.

Ketiga, meminta dengan tegas FKUB Minahasa Utara untuk tidak menghalangi dan meminta pihak kepolisian menindak oknum ketua FKUB Minahasa Utara yang menghambat perizinan proses rekomendasi pendirian rumah ibadah.

Keempat, Bupati Minahasa Utara dan pemerintah setempat harus bertanggungjawab telah melakukan pembiaran pengrusakan masjid.

Kelima, mendesak Kapolda Sulawesi Utara segera mencopot Kapolres Minahasa Utara, karena telah melakukan pembiaran pengrusakan rumah ibadah.

Keenam, memberi waktu 2 x 24 jam untuk menindaklanjuti penyelesaian atas sikap dan tuntutan kami di atas.

Ketujuh, meminta pemerintah dan kepolisian untuk menjamin keamanan dalam pembangunan dan pelaksanaan ibadah di masjid Alhidayah Perum Agape Minahasa Utara.

Mereka yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, dari anggota DPD RI, Nahdlatul Ulama Sulawesi Utara, Muhammadiyah Sulawesi Utara, Syarikat Islam Sulawesi Utara, Presedium KAHMI Sulut, Dewan Masjid Indonesia Sulut, Syarikat Islam Indonesia Sulut, Wahdah Islamiyah Sulut, Mathlaul Anwar Sulawesi Utara, BKPRMI Sulawesi Utara, Parmusi Sulut, KB PII Sulut, Bamusi Sulut, PHBI Sulut, ICMI Sulut, IPHI Sulut, LDKA Sulut, Pagar Nusa Sulut, LPBHNU Sulut, dan Pejuang Suling.

Selain itu, Barisan Solidaritas Muslim Sulut, KKSS Sulut, KKIG Sulut, Himpunan Ukhuwah Islamiah, Ilomata Manado, GSMI Sulut, Bikers Subuhan Manado, Pemuda Muslim Manado, KMBS Sulut, tim pengacara Muslim Sulut, Garmas Sulut, FKIB (Forum Komunikasi Imam dan Badan Takmir) Bunaken, Muslim Bikers Comunity Sulut, Persatuan Pekerja Muslim Indonesia (DPW PPMI) Sulut, dan Kerukunan Keluarga Jaton Indonsia (KKJI) Sulut.

Selanjutnya, Pemuda Muslim Indonesia Sulut, Jamaah Tablig Sulut, Ikatan Persaudaraan Imam Kota Manado, Comando Masyarakat Ekonomi Lemah (Comel), Majelis Taklim Siratal Mustaqim, Majelis Taklim Alfatah Bitung, Majelis Buraq, Majelis Arrayyan, Pemuda Muhammadiyah Sulut, Aisyiyah Sulut, Prima DMI Sulut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Minut, Komunitas Alyadululyah Sulut dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Minsel.

“Perbuatan perusak tempat ibadah tidak bisa lagi dimaafkan dalam kehidupan negara yang melindungi kemerdekaan penduduknya untuk menjalankan agama dan kepercayaan sebagaimana dijamin oleh undang-undang yang berdasarkan kepada Pancasila dan UUD 1945,” pungkas Djafar Alkatiri, Kamis (30/1/2020).

Sumber : https://jatim.sindonews.com/read/21733/1/masjid-di-minahasa-utara-dirusak-ini-7-tuntutan-umat-islam-sulut-1580374893