cara meredam kemarahan

Mencegah/meredam kemarahan dalam islam bisa dilakukan dengan banyak cara, berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan, seperti :

1. Memikirkan dampak buruk dari marah tersebut dan jangan sampai menyesal dikemudian hari

2. memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan, dengan membaca ta’awudz (A-‘UDZU BILLAHI MINAS SYAITHANIR RAJIIM). Karena sumber marah adalah setan, sehingga godaannya bisa diredam dengan memohon perlindungan kepada Allah.

3. Mengubah posisi duduk – Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur. (HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Al-Arnauth)

4. Melatih jiwa dengan akhlak terpuji dan perbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

5. Berwudhu – Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu. (HR. Ahmad 17985 dan Abu Daud 4784)

6. Jaga lisan atau berhenti bicara untuk sementara waktu – Bawaan orang marah adalah berbicara tanpa aturan. Sehingga bisa jadi dia bicara sesuatu yang mengundang murka Allah. Karena itulah, diam merupakan cara mujarab untuk menghindari timbulnya dosa yang lebih besar.

Jangan biarkan orang lain membuatmu marah hingga sampai pada titik di mana kamu menjelma menjadi seseorang yang bahkan kamu sendiri tidak mengenalinya. – Abdulbarry Yahya

By: ©qurandansenja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *