Amalan Wanita Haid di Bulan Ramadhan

 

Ramadhan adalah gudangnya pahala dan ibadah. Pada bulan Ramadhan juga tersedia keutamaan bagi setiap Muslim yang menyadarinya. Allah telah menyediakan banyak kemuliaan di bulan Ramadhan, tinggal bagaimana kita sebagai umatnya dapat meraih kemuliaan itu.

Tidak seperti laki-laki yang dapat mengisi seluruh waktunya tanpa halangan untuk beribadah. Wanita memiliki keistimewaan, terdapat dari sebagian waktu tertentu wanita dilarang untuk melakukan ibadah tertentu. Seperti kondisi saat wanita haid, ia tidak diperkenankan untuk melaksanakan shalat ataupun puasa.

Jika hal tersebut terjadi, maka bagaimana wanita haid beribadah di bulan Ramadhan? Melansir Ummi-Online, inilah amalan wanita haid di bulan Ramadhan.

1.Tetap bangun di dini hari, layaknya orang sahur seperti biasa.
Membantu anggota keluarga dalam mempersiapkan makan sahur, adalah sebuah amal kebaikan. Disamping itu, kita juga bisa tetap panjatkan doa di waktu-waktu makbul, termasuk saat sahur (sebab masih masuk 1/3 malam).

Rasulullah ﷺ bersabda, “Makan sahurlah kalian. Sesungguhnya pada makan sahur tersebut terdapat keberkahan.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

2.Senantiasa menjawab adzan dan memanjatkan doa di waktu antara usai adzan dan sebelum iqomah.

“Tidak akan ditolak doa antara adzan dan iqamah.” (HR. Abu Dawaud dan At-Tirmidzi)

3.Perbanyak sedekah

Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi).

4.Perbanyak dzikir dan wirid (termasuk bershalawat)

Ada dari kita yang meyakini bahwa membaca Al-Quran saat haid adalah diperbolehkan. Jadi, bagi yang mengambil keyakinan ini, tetaplah bertilawah. Bila yang meyakini pendapat lain (tidak memperbolehkan tilawah saat haid), maka kita lakukan saja murajaah, membaca terjemah, atau mendengarkan murotal.

5.Membaca buku-buku bermanfaat, mendatangi taklim, majelis ilmu atau sekadar mendengarkan ceramah dari berbagai media.

6.Memberi makan orang yang berbuka puasa.  

Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka orang lain akan mendapatkan pahala seperti apa yang didapatkan oleh orang yang diberi makanan tersebut, tidak berkurang dari pahalanya sedikit pun.” (HR. Tirmidzi).

7.Tetap melatih kebersihan hati, dan menjaga ahlak baik.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Bertakwalah di manapun kalian berada dan berbuatlah kebaikan, niscaya kebaikan tersebut akan menghapus keburukan; perlakukanlah orang-orang dengan ahlak baik.” (HR. Ahmad).

Sumber : https://www.inspiradata.com/inilah-amalan-wanita-haid-di-bulan-ramadhan/

Leave a Reply

Your email address will not be published.