Allah Melarang Riba

Pilih mana, punya Rumah tapi riba atau ngontrak tapi berkah?

Allah Melarang Riba

Mencari nafkah bagi suami adalah suatu kewajiban dan jalan meraih pahala. Karena menunaikan tugas yang mulia ini perlu kesungguhan dari para suami.

Termasuk dalam hal nafkah adalah menyediakan sandang (pakaian), pangan (makan) dan papan (tempat tinggal). Namun Allah memberikan rambu atau petunjuk yakni sesuai dengan kemampuan. Bukan untuk memaksakan diri atau melampaui batas apalagi dengan cara ribawi yang berpotensi mendapatkan dosa dan murka Allah.

Dalam Al Qur’an, Allah berfirman,

‎لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آَتَاهُ اللَّهُ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آَتَاهَا

“Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya.” (QS. Ath Thalaq: 7).

‎عَلَى الْمُوسِعِ قَدَرُهُ وَعَلَى الْمُقْتِرِ قَدَرُهُ

“Orang yang mampu menurut kemampuannya dan orang yang miskin menurut kemampuannya (pula).” (QS. Al Baqarah: 236).

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Hindun,

‎خُذِى مَا يَكْفِيكِ وَوَلَدَكِ بِالْمَعْرُوفِ

“Ambillah dari hartanya yang bisa mencukupi kebutuhanmu dan anak-anakmu dengan kadar sepatutnya.” (HR. Bukhari no. 5364).

Mari jadikan keluarga kita sakinah mawaddah warahmah dengan pondasi keimanan yang kuat, bukan pondasi riba yang akan berujung kepada kerugian nyata di akhirat dan juga dunia.

Semoga Allah mudahkan kita memiliki Rumah #TanpaRiba .

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Leave a Reply

Your email address will not be published.