3 Tingkatan Puasa

PUASA Awam, Istimewa, Sangat Istimewa

  1. Shoumul ‘awam (puasa golongan umum) yaitu puasanya orang yang menahan hawa nafsu dari makan-minum dan kemaluannya ;

Orang yang berpuasa pada tingkatan ini hanya akan merasakan lapar dan haus. Orang tipe ini hanya akan menggugurkan kewajiban atau dosa akibat meninggalkan puasa.

  1. Shoumul khawashi (puasa tingkatan khusus/istimewa) yaitu puasanya orang-orang shalih dan matang dalam ilmu agamanya dimana mereka dapat menahan anggota tubuh dari segala macam dosa.

Kakinya tidak berjalan ke tempat maksiat, tangannya tidak berbuat maksiat, menjaga mulutnya dan tidak mengucapkan kata-kata yang dilarang Allah Swt., baik dalam bentuk MENGUMPAT, BERBOHONG, MENGGUNJING, dan lainnya. Juga menjaga telinga dari mendengarkan hal-hal yang terlarang. Sama halnya menjaga mata dari melihat hal-hal yang tidak baik.

  1. Shoumul khawashil khawashi (puasa sangat istimewa) yaitu Puasanya orang yang menahan hati dari kemauan yang rendah dan dari pemikiran terhadap duniawi, dan menahannya juga pemikiran kepada selain Allah dengan secara keseluruhan. Dan ini adalah martabat puasanya para Nabi dan para Shiddiqiin.

Pada puasa tingkat tertinggi ini tidak hanya mulut yang berpuasa dari berbagai makanan dan minuman serta menahan kemaluan dari berhubungan suami istri (jima’), serta anggota badan dari perbuatan maksiat, tapi juga menjaga jiwa, hati dan pikiran dari hal-hal yang melanggar syariat Islam

Nah itulah 3 tingkatan puasa, dengan adanya tingkatan ini, semoga kita semakin termotivasi untuk menjadikan puasa kita lebih baik

Yuk semangat puasanya

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah