Al-Qur’an adalah surat cinta dari Allah untuk yang mencintaiNya

Bismillah…,

“(Yaitu) Orang orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram”[QS.Ar-Ra’d : 28].

Al-Qur’an adalah surat cinta dari Allah untuk yang mencintaiNya.

Seseorang yg mencinta, akan selalu teringat pada yang di cintanya.

Sahabat hijrah….

Jika engkau benar benar mencintaiNya, sudah pasti engkau selalu membaca surat cinta dariNya.

“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman”[QS.Yunus : 57].

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Hanya mengingatkan tentang tulisan “Amin”

  1. Amin (alif dan mim sama-sama pendek), artinya Aman, Tentram
  2. Aamin (alif panjang & mim pendek), artinya Meminta Perlindungan Keamanan
  3. Amiin (alif pendek & mim panjang), artinya Jujur Terpercaya
  4. Aamiin (alif & mim sama-sama panjang), artinya Ya Allah, Kabulkanlah Do’a Kami

Assalamu’alaikum sahabat, hanya mengingatkan tentang tulisan “Amin” karena beda tulisan beda arti, jadi perlu hati-hati dalam penggunaannya ya.

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Yang ingin dipanjangkan umur dan ditambahkan rizki

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُمَدَّ لَهُ فِي عُمْرِهِ وَأَنْ يُزَادَ لَهُ فِي رِزْقِهِ فَلْيَبَرَّ وَالِدَيْهِ وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Siapa yang suka untuk dipanjangkan umur dan ditambahkan rizki, maka berbaktilah pada orang tua dan sambunglah tali silaturahmi (dengan kerabat).” (HR. Ahmad)

Bahkan pernyataan Ibnu Umar ra benar adanya. Sami’na wa atha’na. Doa panjatkan kepada orang tua tercinta itu penting. Meskipun hanya berdoa,

“Allahumaghfirli waliwalidayya…”

Sebab, jasa tak bisa kita balas sedikit pun. Siapa tahu, doa adalah jalan balas kebaikannya, agar kelak ia masuk surga bersama kita.

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Islam membahas seluruh aspek

Ulama kondang asal India, Zakir Naik, berbicara soal Islam dan pemerintahan. Menurut Zakir Naik, dua komponen tersebut tak bisa dipisahkan satu sama lain.

“Apakah Islam terpisahkan dengan pemerintahan? Kata yang tepat adalah gaya hidup yang lengkap. Islam tidak hanya mengajarkan cara salat dan puasa, itu juga membahas seluruh aspek pendidikan termasuk memerintah sebuah negara,” ujar Zakir Naik saat bertemu Ketua MPR, Zulkifli Hasan, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (31/3/2017)

Semua hal yang ada di dunia, mulai dari yang kecil hingga urusan seperti pemerintahan telah diatur di Al Quran. Itu karena Al Quran merupakan kitab terbaik bagi umat manusia untuk belajar segala hal.

Al Quran juga merupakan panduan hidup. “Menurut saya, masa depan ada di Al Quran, itu adalah yang paling terbaik di dunia. Itu suatu pernyataan terhadap kemanusiaan. Itu panduan hidup. Itu kepastian dan juga memberikan harapan terhadap orang-orang yang putus asa,” tutur Zakir Naik.

“Kita manusia bisa berbuat salah. Pencipta kita tahu apa yang lebih baik untuk kita. Pengetahuan terbaik berasal dari Al Quran,” tandasnya.

Zakir Naik, akan melakukan tur dakwah di 6 kota di Indonesia. Muhammadiyah menyambut kedatangan Zakir, namun meminta ceramah sang ulama disesuaikan dengan kondisi Islam di Indonesia.

“Dr Zakir Naik memang selama ini dianggap sebagai seorang intelektual yang sangat keras menyuarakan prinsip-prinsip Islam, terutama dalam konteks dunia global. Dalam masyarakat muslim di berbagai negara memang ada kontroversi menyangkut pernyataannya. Tetapi saya kira dalam konteks keterbukaan informasi dan dalam membangun keberagaman, maka kunjungan Dr Zakir Naik itu tidak perlu dipersoalkan,” ujar Sekretaris Umum Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam perbincangan, Kamis (30/3/2017).