Mencontohkan perbuatan baik dalam Islam

Siapa yang mencontohkan perbuatan baik dalam Islam, lalu perbuatan itu setelahnya dicontoh (orang lain), maka akan dicatat untuknya pahala seperti pahala orang yang mencontohnya tanpa dikurangi sedikit pun pahala mereka yang mencontoh nya. Dan barangsiapa mencontohkan perbuatan buruk, lalu perbuatan itu dilakukan oleh orang lain, maka akan ditulis baginya dosa seperti dosa orang yang menirunya tanpa mengurangi mereka yang menirunya. (HR. Muslim dari Jarir bin Abdillah ra)

Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Allah swt  memberi banyak kebaikan, para malaikat-Nya, penghuni langit dan bumi, sampai semut-semut di lubangnya dan ikan-ikan selalu mendoakan orang-orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.” (HR. Tirmidzi dari Abu Umamah Al-Bahili)

Berapakah jumlah malaikat, semut dan ikan yang ada di dunia ini? Bayangkan betapa besar kebaikan yang diperoleh oleh seorang da’i dengan doa mereka semua!

Seorang yang berilmu, beramal dan mengajarkan (ilmunya) akan dipanggil sebagai orang besar (mulia) di kerajaan langit.” Keagungan balasan bagi orang yang berdakwah tidak hanya pada besarnya balasan untuknya tetapi juga karena terus menerus nya ganjaran itu mengalir kepadanya meskipun ia telah wafat.

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

7 Rahasia Ibu Yang Tidak Pernah Kita Ketahui

Naluri seorang ibu untuk buah hatinya memang bukan rahasia lagi. Seorang ibu tak akan pernah merasa lelah merawat anak-anaknya.

Bagi siapa saja, ibu adalah sosok perempuan yang paling menyayangi anak-anaknya. Sehingga mereka selalu berusaha terlihat bahagia di depan sang buah hati, meskipun banyak masalah yang harus dihadapi.

1]. KAMU MEMBUAT IBUMU MENANGIS BERKALI-KALI.

Dia menangis ketika dia tahu sedang ‘mangandung dirimu’ dan dia juga menangis ketika kamu ‘berhasil’ dilahirkan di dunia ini. “dia menangis bahagia” kadang juga menangis ‘ketakutan’. Dia turut merasakan kebahagiaan dan kesedihan denganmu. Sadar atau tidak.

2]. IBU SEBENARNYA HANYA MENGHARAPKAN POTONGAN TERAKHIR DARI SEBUAH KUE (MAKANAN)

Namun ketika dia melihatmu makan dengan begitu lahapnya, maka potongan kue untuknya pun diberikan padamu. “Makan saja nak, ibu tidak suka” begitu biasa jawabannya.

Tidak peduli perutnya sendiri sedang lapar, melihatmu makan dengan lahap saja sudah membuat dirinya merasa kenyang.

3]. MENGURUSMU ITU SEBENERNYA MENYAKITKAN.

Dia membawamu dalam perutnya selama 9 bulan dalam proses kehamilannya. Tentu saja itu menyakitkan.

Dia juga menggendongmu terus-terusan saat kamu masih bayi. Itu tentu saja merepotkan. Kamu menangis kelaparan dan tentu saja itu membuat ibumu kerepotan. Walaupun begitu, ibumu tidak akan pernah mengatakan itu kepadamu. Iya kan?

4].DIA SELALU TAKUT.

Dari saat kamu 9 bulan ada dalam kandungannya. Ia mengerahkan seluruh tenaganya untuk melindungimu. Dia takut kamu ‘kelaparan’ dan dia takut kamu ‘salah makan’ dia juga takut kamu ‘tidak lulus’ sekolah. Dia takut dirinya tidak bisa memberikan ‘kebahagiaan’ kepadamu. Namun tentu ibu tidak pernah memberitahukan hal ini kepadamu. Karena dia tahu, dia tidak boleh terlihat lemah dan takut. Dia harus terlihat kuat di depanmu.

5]. DIA TAHU DIA BUKAN MANUSIA SEMPURNA.

Setiap harinya selalu ingin berusaha untuk menjadi ibu yang baik. Dia terkadang sampai membenci dirinya sendiri ketika ia tidak bisa menjagamu dengan baik. “Dia hanya ingin menjadi yang sempurna” Namun karena dia juga hanya manusia biasa yang tidak dari kesalahan. Dia hanya menginginkan yang ‘terbaik’ untukmu.

6]. DIA SELALU MEMPERHATIKANMU SAMPAI SAAT KAMU TERTIDUR.

Ketika kamu masih bayi dulu, kamu sudah tidak ingat kalau dialah yang selalu terbangun ketika kamu menangis. Untuk membuatmu tertidur lagi, ia melakukan apapun sebisanya. Mulai membuatkanmu susu hingga menyanyi untukmu. Terkadang lengannya juga sangat lelah karena selalu menggendongmu ketika kamu sering rewel baik disiang dan malam hari. Punggungnya juga terkadang sakit tapi dia tidak pernah melepaskanmu hingga kamu diam dan tertidur kembali.

7]. BAGINYA, KAMU ADALAH HAL YANG PALING UTAMA.

Dia pergi tanpa makan, tanpa mandi, dan tanpa tidur. Dia selalu mencoba untuk memenuhi semua kebutuhanmu dibandingkan kebutuhannya sendiri.

Dia juga akan menghabiskan sepanjang harinya untuk memenuhi kebutuhan kamu. Dan pada akhirnya ia tidak akan memiliki energi untuk mempersiapkan kebutuhannya sendiri. Dan di hari berikutnya, dia akan tetap bangun dan melakukannya lagi. Karena kamu ‘sangat berarti’ baginya.

#NOTE: Rahasia ibu diatas tentu menjadi pembelajaran bagi kita sendiri untuk selalu patuh dan berbakti kepada ‘Ibu’ kita. Pengorbanan ibu kepada kita tidak akan pernah mampu kita balas dengan harta apa pun di dunia ini.

Akhir kata , Semoga disisa usia ibu kita, kita semua mampu membahagiakan hati Ibu. Dan semoga juga ibu kita dikaruniai sisa usia yang barokah dalam kesehatan dan umur yang panjang. AAMIIN…!

Dan tak lupa pula, semoga kita semua mampu menjadi ibu yang baik yang bisa menjadi contoh, teladan dan juga inspirasi bagi anak-anak kita. Yang mampu mengantarkan anak-anak kita menjadi anak yang sukses dunia akhirat. Dan juga mampu menjadikan anak yang sholeh sholehah yang selalu patuh dan berbakti pada kedua orangtua. INSYA’ALLAH….!

Aamiin3x Ya Robbal’alamiin…..

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah

Surah Ar-Rahman

Surah Ar-Rahman adalah surah ke-55 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahman yang terdapat pada ayat pertama surah ini.

Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah. Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah.

Kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.

Surat Ar Rahman adalah salah satu surat dari 114 surat dalam Al Qur’an. Entah mengapa, tanpa mengesampingkan surat lain dalam Al Qur’an, surat ini menyita perhatian saya. Surat ini memiliki kata yang begitu indah dan mengalir berirama. Dan tanpa terasa air mata menetes, satu ,demi satu

Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan nikmat Allah yang diberikan kepada manusia.

FABIAYYI ALAA ‘IRAABIKUMAA TUKADZDZIBAANN (maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan). Tiga puluh ayat dalam surat Ar Rahman memiliki kalimat ini; maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan? Berulang, Allah memberi peringatan kepada kita; maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?

Melalui surat ini Allah seolah memberi sinyal kepada kita akan sifat kita yang pelupa, kufur nikmat, dan tidak mau berfikir. Ya, tiga hal itu yang ada dibenak saya (semoga Allah mengampuni kesalahanku) ketika ayat demi ayat dibaca.

Semoga kita termasuk orang yang senantiasa Beryukur Aamin..

#MasihPantasKah Mengeluh..?

#Semangat

#Bersyukur

#YukDakwah

 

Majelis #TausiyahCinta_

Jangan Minder Sebagai Muslim

Tidak ada alasan minder untuk kita sebagai muslim. Kebanggan kita sebagai muslim bukan cuman isapan jempol, mestinya kita teruskan dengan bersyukur kita dilahirkan dan tetap dalam keadaan muslim sampai sekarang. Berikut ini bukti nyata, kalau kita harus bangga dan bersyukur sebagai muslim.

Pertama: Islam sebagai agama sempurna. Allah SWT berfirman: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. “ (QS. Al Maidah 3) Tidak cukup hanya itu: “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam” (QS. Ali Imron 19)

Kedua: Kita umat pilihan. Sebagaimana Allah firmankan dalam surat Ali Imron ayat 110 “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah”

Ketiga: Kita punya Allah Swt Yang Maha Tunggal (QS. Al Ikhlas: 1-4). Sementara orang non Islam, dapat sindiran dari Allah. Orang-orang musyrik disindir (QS. Az Zumar: 15), Orang-orang kafir mendapat sindiran (QS. Al Mu’min: 10). Orang-orang yang menyembah berhalapun diremehkan (QS. Al A’raf:197)

Keempat: Kita punya Al-Qur’an sebagai peta kehidupan seorang muslim. Sampai sekarang tidak ada yang bisa membuat serupa dengan Al Qur’an (QS. At Thur: 33 dan QS. Al Hijr: 9). E. Denisen Ross dalam buku Kekaguman Dunia terhadap Islam, “Al Qur’an memegang peranan yang lebih besar pada kaum muslimin, daripada Bibel dalam Kristen. Qur’an bukan hanya kitab suci dari kepercayaan mereka, tapi juga text book dari upacara agamanya, dan prinsip-prinsip kemasyarakatan.”

Kelima: Kita punya nabi Muhammad, tauladan terbaik di dunia (QS. Al Ahzab:21). Sebagaimana dalam buku 100 tokoh dunia, Michael Hart menyampaikan, “Muhammad adalah orang yang paling berpengaruh sepanjang sejarah kehidupan manusia, lebih dari Newton dan Yesus, atau siapapun di dunia ini.”. Kalau orang Barat saja, bangga dengan nabinya umat islam, masihkah kita belum bangga sebagai muslim? .

 

Sumber :  @Line Teladan Rasulullah